Inovasi Teknologi Era Revolusi 4.0 Bagi IKM


Direktur Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ITI Bpk. Dr. Ir. Iyus Hendrawan M.Si. IPU dan Dr. Prayudi Syamsuri, SP, M.Si. Kepala Balai Besar Pasca Panen Pertanian ikut menyemarakkan acara ISMEA Gelar Multiproduk Asli Indonesia++ dengan menjadi Nara sumber 20 Desember 2019 jam 10.00. Peserta diskusi dihadiri juga oleh mahasiswa dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta, menjadikan diskusi semakin menarik. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan yang kadang kurang dipahami oleh para peserta IKM lain. Bahkan satu mahasiswa melontarkan pertanyaan cerdas, ketika Prayudi Syamsuri mengatakan sangat memungkinkan di revolusi 4.0 petani tidak lagi membutuhkan lahan. Ia bertanya lalu bagaimana mahasiswa bisa praktek belajar bertani bila tidak ada lahan.

Direktur Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ITI Bpk. Dr. Ir. Iyus Hendrawan M.Si. IPU

Selanjutnya Prayudi merespon tagline ISMEA healthy, halal dan go green dengan menjelaskan berbagai hasil riset Balai Besar Pasca Panen yang dapat dimanfaatkan oleh IKM. Ia juga menjelaskan bahwa suatu saat nanti petani tidak perlu ke lahannya cukup mengatur dan mengontrol nya melalui aplikasi, sehingga sesuai dengan petani Milenial yang enggan berkotor ria. Kebutuhan akan produk sehat, direspon dengan membuat mie antigluten yang terbuat dari sagu. Atau juga sorgum yang diolah menjadi brondong renyah.

Sedangkan Iyus Hendrawan lebih banyak berbicara tentang alat dan mesin sederhana yang dibutuhkan IKM. Bermula dari kebutuhan IKM akan teknologi hingga permasalahan-permasalahan IKM yang terjadi dalam memanfaatkan teknologi. Dari pemantauannya terhadap tenant Pameran Multiproduk Asli Indonesia++, ia menemukan bahwasanya IKM rata-rata memiliki permasalahan shiller dalam kemasannya. Iapun memberikan beberapa solusi.

Diskusi yang dipandu Wibowo Hadiwardoyo, SE, MM, berlangsung seru dan menarik. Pertanyaan datang silih berganti ditujukan kepada kedua Nara sumber tersebut, hingga Wibowo harus meng cut, waktu habis untuk menunaikan ibadah sholat Jum’at.


Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*