Farida, Desainer ISMEA Promosikan Batik Kontemporer di WTC Serpong


Batik masih menjadi andalan para desainer lokal dalam menampilkan karya-karya nya, demikian dengan desainer Farida “Rembulan”, salah seorang desainer Indonesia Small Medium Enterprises Association (ISMEA). Dalam ajang pencarian bakat Hijab Ambasador Indonesia 4 April 2021, yang dikelola Dewi Aprilia Keisha, Farida membawa 10 model memperagakan 10 kreasi batik kombinasi. Farida sendiri dalam beberapa kali kegiatan pameran ISMEA, selalu menampilkan karya kontemporer yang menjadi style desainnya, a.l. pameran Hari Batik ISMEA setiap tahun dan terakhir pameran multi produk di Kementerian Perindustrian, sebelum covid 19. “Rembulan” Ready to Wear merupakan butik yang memasarkan karya dan produk desainer Farida ini.

Farida “Rembulan” dan busana batik kontemporer nya

Alasan ia memilih batik Kawung dalam peragaannya kali ini, sebab batik kawung merupakan motif batik tertua di Indonesia, berasal dari Yogyakarta (kerajaan Mataram).
Batik kawung adalah motif batik yg bentuknya berupa bulatan mirip buah kawung/kolang kaling yg ditata rapih secara geometris.
Kadang motif ini jg ditafsirkan sbg gbr bunga lotus dgn 4 lembar mahkota bunga yg merekah.
Lotus adalah bunga yg melambangkan umur panjang dan kesucian.
Sedangkan kawung itu melambangkan agar manusia selalu ingat akan asalnya.

Ketua ISMEA Endang Rudiatin selalu memberikan dukungan dalam setiap penampilan desainernya. Menurutnya, kegiatan fashion show bagi pengusaha kecil menengah, tidak saja sebagai ajang promo produk dan karya cipta saja, melainkan juga sebagai hiburan bagi penonton dari kalangan nya. Apalagi berkenaan dengan ajang bakat generasi muda, Endang yang sudah mengurus anggota UKM ISMEA dari 2016, mengatakan sangat mendukung apapun bentuk kreativitas anak muda Indonesia.

Acara ini dihadiri 70 peserta, bertujuan untuk membuktikan bahwa berhijab itu tidak menghalangi seseorang berprestasi. Menjadi model tidak hanya cantik saja tetapi punya prestasi di bidang modelling. Demikian penyelenggara menjelaskan.


Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*