“TANTANGAN UKM-IKM DI ERA DISRUPTION DAN OBOR”


Acara diskusi yang digelar Indonesia Small Medium Enterprises Association (ISMEA) berlangsung seru dan hangat. ISMEA mengundang pebisnis dan motivator Heppy Trenggono untuk memotivasi UKM-IKM di era disruption dan semakin menguatnya penggunaan e money dalam dunia bisnis. Diskusi tersebut digelar dalam acara Halal bi Halal dan Silaturahim ISMEA.

Illustrasi dari https://theglobal-review.com/obor-dan-chungkuok-tiangshi-ruh-kolonisasi-cina/

Sebagai pembicara yang diundang untuk memaparkan tentang e money bagi UKM-IKM, Ir. Heppy Trenggono, M.Sc, presiden IIBF membuka pembahasan tentang  Era disruption dan tantangan gerakan One Belt One Road (OBOR). Bahwa para UKM-IKM harus move on, jangan tertinggal dan jangan lengah terhadap inovasi teknologi yang harus diikuti UKM-IKM agar tetap eksis dalam dunia bisnis.

Dalam kesempatan ini Heppy menampilkan data-data UMKM memegang kontribusi 99,9% dari total unit usaha di Indonesia, menyerap tenaga kerja hingga 97,3% dan berkontribusi sebesar 60,34% terhadap PDB.

Tantangan serius berikut yang harus dihadapi UKM-IKM adalah kenyataan bahwa program One Belt One Road (OBOR) sudah berlangsung di Indonesia. UKM-IKM harus berubah mengikuti perkembangan bisnis di sekelilingnya. Bila tidak, maka bisa lenyap, ia mencontohkan beberapa sentra-sentra bisnis di daerah yang mulai redup a.l. sentra batik Pekalongan dan sentra bawang Brebes.

Heppy menginspirasi para anggota ISMEA untuk ikut mendukung program “Beli Indonesia”, dengan implikasi nya pembelaan terhadap produk-produk lokal, yang umumnya merupakan produksi UKM-IKM. Jargon Beli Indonesia, Bela Indonesiapun bergema di ruangan mall pelayanan publik DKI Jakarta tempat diselenggarakan acara.

Heppy menyetujui harapan ketua umum ISMEA agar Heppy Trenggono sebagai pebisnis dan pengusaha kelas besar untuk ikut mendorong UKM-IKM, selain melakukan business matching juga memberi pasar bagi UKM-IKM melalui jaringan pebisnis.

Ikut hadir dalam acara Silaturahim ISMEA, ketua umum Ok Oce Indonesia Iim Rusyamsi, Indra Uno co founder Ok Oce serta komunitas penggerak Ok Oce lainnya.

 

 


1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*