Bila Pegawai Dinas Tidak Paham SOP.

  • 1
    Share

 

Assalamu’alaikum, selamat pagi para sahabat ISMEA semoga kesehatan dan kesuksesan senantiasa menyertai kita semua.

Kemarin kami sempat bertemu dg pejabat daerah dan berbincang bincang tentang perkembangan UKM. Sekaligus menginformasikan bhw ISMEA akan mengembangkan struktur organisasi dg membuat cabang cabang di kabupaten dan kota. Selama ini ISMEA walaupun memiliki hubungan dg berbagai institusi penerintah dan swasta, tetapi selalu mandiri dalam menyelenggarakan kegiatannya. Kekuatan ISMEA mampu mandiri adalah pada kontinuitas menejemen dan menempatkan orang-orang berkompeten dalam kegiatan kegiatannya. Tidak banyak dan sangat ramping.

ISMEA berawal pada 8 Desember 2015 yg terbentuk atas support direktur pemasaran Smesco bpk Bagus Rahman. Sedianya ISMEA dikoordinir untuk mengkondisikan agar mindset dan perilaku para mitra smesco layaknya stakeholder yg punya andil juga mengatur dirinya sendiri dalam kebijakan maupun program pemerintah, sekaligus sebagai persiapan membangun trading house nya smesco. ISMEA membentuk kepengurusannya pada Januari 2016. Yang kemudian mengalami beberapa kali perubahan disebabkan sangat liquid pergerakan para ukm dari satu organisasi ke organisasi lain atau bahkan menjadi anggota di banyak organisasi lain. ISMEA pernah memberlakukan utk tidak mendobel atau berada di banyak organisasi UKM terutama pengurus. Dan itu berlaku cukup lama, bagi yg sportif akan mundur dan memilih salah satu. Saat itu musim nya UKM tarik menarik anggota, apalagi bila ada kaitan pendanaan. Itu juga yg dialami oleh organisasi besar seperti IIBF. Anggota ditarik oleh orgsnisasi lain. Di ISMEA banyak anggota melakukan dobel keanggotaan. Dan sebagai test case ISMEA sempat loss control terhadap kegiatan musiman ini. Dan dari hasil evaluasi ISMEA menjadi lemah dan sangat tidak solid. Semua keputusan dan permasalahan hanya menjadi tanggung jawab ketua. Organisasi menjadi sangat tidak sehat. Terjadi tarik menarik kepentingan.
Sebagian besar anggota tidak punya rasa memiliki, bahkan ada yang mengeksploitir sesama UKM dan ironisnya ada sebagian menuntut ISMEA seperti lembaga pemerintah yg membuat kegiatan dg support APBD/APBN. Ketika tidak mendapatkan yang diinginkan left dari grup.

2 bulan ini ISMEA membuat reformasi dan restrukturisasi, sehingga rapat bulan Januari menghasilkan keputusan perampingan kepengurusan di pengurus inti dan memperbanyak di bidang bidang teknis. Melanjutkan mengelola koperasi sbg badan usaha milik bersama.

Kerja2 pengurus ISMEA:

1. rekrutment mitra dan membantu anggota mengikuti kurasi di smesco sampai kurang lebih 70 UKM tahap pertama. Lalu tahap berikut hingga 4 kali per 20 UKM.

2. Mengisi creativity day di Smesco hingga 4 event. Juga beberapa event.

3. Ikut meramaikan pameran dan bazaar di kemenprin dan beberapa tempat secara sporadis

4. Mengantar beberapa anggota nya ikut seleksi Inacraft dan Indonesia Fashion Week.

5. Membuat exhibition sendiri bekerjasama dg mall mall; Revo (2x event), Grand Galaxy Park (3x event), Transmart (3 bln) dan Lotte (1x event). Hari batik menjadi event Akbar ISMEA setiap tahun sejak 2016, 2017 dst.

6. Menjalin kerjasama dengan Indonesia Islamic Business Forum, dan menghadirkan motivator Heppy Trenggono dalam acara Halal bi halal ISMEA 2017.

7. Terpilih sebagai komunitas penggerak Oke Oce, mulai tahun kegiatan 2018

8. Beberapa jenis pelatihan yang diadakan ISMEA, maupun Smesco atau pihak ke tiga.

9. Beberapa event sifat nya supporting kegiatan Smesco, beberapa kegiatan lainnya bersifat mandiri

10. Mengantar anggotanya ikut selesai tenant inovasi teknologi di Bppt.

 

 

Untuk lebih detail bisa dilihat pada http://www.news.ismea.net
Dan sosial media ISMEA yg lain. Pages FB dan Instagram

Kami sampaikan data kegiatan ISMEA selama 2 tahun yang padat, secara mandiri dan alhamdulillah bermanfaat ini, untuk menepis dan mengklarifikasi anggapan pejabat daerah yang mendapat informasi sepihak dan tidak melakukan klarifikasi bahwa ISMEA hanya organisasi yang menghimpun UKM dan dijadikan alasan untuk tidak melibatkan organisasi ini dalam kegiatan-kegiatan dinas koperasi dan UKM di daerahnya. Anggapan ini sangat disayangkan dan mencederai upaya dan usaha yang dilakukan pengurus ISMEA selama ini. Seyogyanya sebagai pejabat pemerintah memberi apresiasi kepada ISMEA yang mampu melakukan kegiatan dalam usia yang masih seumur jagung dan menjadi program pemberdayaan daerahnya. Sedangkan sudah menjadi kewajiban dinas koperasi dan UKM untuk mengurusi semua UKM yg berada di bawah wilayah binaannya.

Semoga perilaku pejabat Dinas seperti ini hanya ditemukan di satu daerah saja, sebab ribuan UKM di wilayahnya tidak mampu semua dikelola dinas. Bila semua kebutuhan UKM terakomodir baik tidak mungkin mereka masih membutuhkan kehadiran ISMEA.

Jadikan ISMEA sebagai mitra maka ISMEA akan memberikan yang terbaik.

 

1 Pebruari 2018.
ISMEA.

 


  • 1
    Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*