KIAT bagi sahabat ISMEA dalam mengikuti event Pameran/Expo


KIAT bagi sahabat ISMEA dalam mengikuti event Pameran/Expo:

Event ini adalah arena promosi, pameran produk kita. Mulai dari branding, packaging, product knowledge, special price sampai kualitas dimunculkan semua. Tujuan nya hanya satu, menarik pegunjung membeli atau bertransaksi sebagai retail ataupun dalam jumlah masal.

Sesuai namanya promo dan pamer, maka mayoritas pengunjung lebih banyak melihat-lihat dan bertanya.

Seorang pengunjung yang datang untuk membeli produk tertentu pun akan mencari pembanding sebanyak banyaknya baru memutuskan utk beli yang mana. Kadang dia justru membeli barang tersebut yang ada di toko langganannya, setelah cukup membandingkan.

UKM memiliki kekhususan produk, unik, mayoritas handmade, tidak dalam jumlah besar serta limited edition. Karakteristik produk seperti ini lebih cenderung dipilih menurut selera, life style dan eye catching. Tetapi jangan lupa kenyamanan, harga terjangkau dan kerapihan produk tetap menjadi pertimbangan utama.

Untuk produk UKM seperti ini yang paling baik adalah memiliki pelanggan fanatik. Dia tidak hanya menjadi pelanggan biasanya juga peng iklan produk kita.

Bagaimana menciptakan pelanggan fanatik?

Buatlah produk anda mudah ditemui dan dibeli. Info-info model baru sebulan atau 3 bulan sekali, sangat ditunggu.

Pameran/expo yg bersifat rutin itu salah satu sarana. Seperti yg digelar akbar oleh pemerintah, dinas dinas kabupaten/kota contoh Inacraft, TEI, IFW dll. Sebagai sarana promosi dan pamer produk, produsen tidak bisa berhitung keuntungan nominal secara langsung, karena promo dan pamer hampir sama halnya memasang iklan di media. Bedanya pengunjung bisa mengamati dan memegang produknya.

Masalah utama bagi UKM mengikuti pameran/Expo membutuhkan dana besar. Seringkali dana yang digunakan untuk pameran/Expo tidak kembali dengan cepat. Dan sering menimbulkan kelambatan produksi selanjutnya bahkan berhenti sama sekali. Turut serta dalam berbagai pameran/Expo sering menyulitkan UKM bila tidak mempersiapkan dengan baik.

Berbeda dengan berjualan di tempat yg permanent. UKM lebih fokus membuat tahap tahap perkembangan. Misal mengatur penataan tempat yang menarik, nyaman, lalu mendapatkan report dan masukan tentang produk yang diminati dst. Tempat yang permanen menciptakan pelanggan.

Lokasi tempat permanen juga dapat menentukan pelanggan. Misal di mall di business center atau ruang publik yang menyedot pengunjung.

Pilihlah pameran yang bisa membuat pelanggan fanatik. Tidak semua pameran cocok untuk kita. Sebaiknya dipilah pilah sesuai target. Pameran sesungguhnya berbeda dengan bazaar yang adalah berfungsi sebagai arena jual beli yang bertujuan mendekatkan diri pada pelanggan.

Ketua Umum ISMEA
Endang Rudiatin


Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*